Artikel
26 November 2025
2 menit
Dilihat 0x

DCS Telkom University Dorong Perempuan Padalarang Berdaya Melawan KDRT dan Menjaga Kesehatan Mental

Padalarang, 27 November 2025 — Digital Collaboration for Sustainability (DCS) Telkom University menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertema pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pemanta...

DPenulis: DCS Telkom UniversityDEditor: DCS Telkom University
DCS Telkom University Dorong Perempuan Padalarang Berdaya Melawan KDRT dan Menjaga Kesehatan Mental

Padalarang, 27 November 2025 — Digital Collaboration for Sustainability (DCS) Telkom University menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertema pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pemantauan kesehatan mental perempuan di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan pemahaman hukum sekaligus memperkenalkan teknologi deteksi emosional berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dalam pemaparan materi, Bu Runik selaku Ketua DCS menegaskan bahwa KDRT merupakan pelanggaran hak asasi sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2004, dan perempuan berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, serta pendampingan jika mengalami kekerasan.

Selain literasi hukum, peserta dikenalkan dengan alat mahkota EEG berbasis AI yang mampu membaca respons emosi melalui stimulus visual seperti marah, sedih, dan senang. Alat ini dikembangkan untuk membantu proses deteksi dini kesehatan psikologis, khususnya perempuan yang mengalami tekanan atau trauma akibat kekerasan dalam rumah tangga.

Kegiatan di Padalarang diikuti oleh 30 peserta. Dari jumlah tersebut, 17 peserta dinyatakan lulus evaluasi dan 13 peserta belum memenuhi standar kelulusan. Meskipun demikian, respon terhadap kegiatan sangat positif. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata skor kepuasan 87,95% dan persentase kepuasan mencapai 100%, menandakan seluruh peserta merasa kegiatan ini bermanfaat, mudah dipahami, dan relevan dengan kondisi yang dihadapi perempuan di lingkungan mereka.

Kegiatan ini berkontribusi langsung pada dua tujuan pembangunan berkelanjutan:

  • SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pengenalan alat deteksi mental untuk mendukung kesehatan psikologis perempuan.
  • SDG 5 (Kesetaraan Gender) dengan meningkatkan keberanian dan pengetahuan perempuan untuk memahami hak hukumnya serta melawan kekerasan dalam rumah tangga.

Melalui edukasi hukum dan dukungan teknologi deteksi mental berbasis AI, DCS Telkom University berharap perempuan di Padalarang semakin berdaya, memahami hak perlindungannya, serta mampu mengambil langkah tepat ketika menghadapi ancaman kekerasan dalam keluarga.

Bagikan Artikel

0

Tulis Komentar

Memuat komentar...