DCS Telkom University Gelar Workshop Literasi Hukum & Digital untuk Pencegahan KDRT di Kecamatan Cipeundeuy
Cipeundeuy, 27 Oktober 2025 — Telkom University bersama Telkom Indonesia melalui program Digital Collaboration for Sustainability (DCS) kembali melaksanakan Workshop Literasi Hukum & Digital: Pencegah...

Cipeundeuy, 27 Oktober 2025 — Telkom University bersama Telkom Indonesia melalui program Digital Collaboration for Sustainability (DCS) kembali melaksanakan Workshop Literasi Hukum & Digital: Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian roadshow edukasi yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas perempuan dalam memahami hak-hak mereka serta akses bantuan terkait KDRT.
Acara dimulai dengan sambutan dari pihak kecamatan, yang menegaskan dukungan terhadap kegiatan edukatif seperti ini sebagai langkah penting dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan.
Setelah itu, peserta mengikuti Pre-Test guna mengukur pemahaman awal mereka mengenai isu KDRT. Hasil ini nantinya digunakan sebagai pembanding setelah seluruh rangkaian materi selesai diberikan.
Sesi utama diisi oleh Bu Runik, Direktur DCS Telkom University, yang membawakan materi. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bentuk-bentuk kekerasan yang sering tidak disadari, serta hak-hak yang dimiliki korban dalam memperoleh perlindungan dan pendampingan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi alat MUSE, sebuah perangkat berbasis AI yang digunakan untuk membaca respons otak terhadap berbagai stimulus visual (senang, sedih, marah). Alat ini diperkenalkan sebagai bagian dari riset deteksi kondisi psikologis yang dapat membantu proses pemahaman emosi secara lebih presisi. Perangkat ini juga terintegrasi dengan platform kbblawankdrt.com, yang menyediakan fitur screening KDRT serta akses konsultasi dengan psikolog maupun layanan dukungan lainnya.
Setelah sesi demo, peserta diajak mengikuti sesi interaktif untuk berbagi perspektif, pengalaman, dan pemahaman mereka terkait isu KDRT. Sesi ini membuka ruang aman bagi peserta untuk saling menguatkan dan merefleksikan pentingnya kesadaran serta keberanian dalam mencari bantuan.
Melalui workshop ini, Telkom University dan Telkom Indonesia berharap edukasi literasi hukum dan pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong perempuan lebih berdaya, memahami hak-haknya, serta mampu mengenali tanda-tanda kekerasan sejak dini.