SDG's Telkom University
  • Home
  • SDGs
  • Berita
Dashboard SDGsHubungi Kami
SDG's Telkom University
  • Home
  • SDGs
  • Berita
Dashboard SDGsHubungi Kami
SDG's Telkom University
  • Home
  • SDGs
  • Berita
Dashboard SDGsHubungi Kami
Artikel
25 Juni 2026
2 menit
Dilihat 0x

PT Telkom Indonesia dan Telkom University Perkuat Ketahanan Pangan Pesisir melalui Crab House Berbasis IoT

PT Telkom Indonesia dan Telkom University Hadir dalam Penguatan Ketahanan Pangan Pesisir melalui Implementasi Crab House Berbasis IoT dan Energi Terbarukan untuk Meningkatkan Daya Saing Ekspor Kepitin...

SPenulis: SDGs Center
PT Telkom Indonesia dan Telkom University Perkuat Ketahanan Pangan Pesisir melalui Crab House Berbasis IoT

PT Telkom Indonesia dan Telkom University Hadir dalam Penguatan Ketahanan Pangan Pesisir melalui Implementasi Crab House Berbasis IoT dan Energi Terbarukan untuk Meningkatkan Daya Saing Ekspor Kepiting Indonesia

Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan peningkatan daya saing komoditas perikanan Indonesia, PT Telkom Indonesia menggandeng Telkom University untuk menghadirkan inovasi Crab House berbasis Internet of Things (IoT) dan pemanfaatan energi terbarukan di Desa Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.

Desa Ambulu merupakan salah satu kawasan pesisir Pantai Utara Jawa yang memiliki potensi kepiting bakau (mud crab) yang melimpah dan menjadi salah satu komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi, termasuk untuk memenuhi permintaan pasar ekspor. Namun, sebagian besar hasil tangkapan masyarakat masih dijual secara langsung setelah ditangkap, sehingga kualitas dan ukuran kepiting belum optimal untuk memenuhi standar pasar ekspor yang mensyaratkan ukuran, bobot, dan kondisi kepiting tertentu.

Melalui implementasi Crab House, kepiting hasil tangkapan masyarakat dipelihara selama 1–2 bulan hingga mencapai ukuran dan kualitas yang lebih baik sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Dukungan teknologi IoT memungkinkan pemantauan kualitas air secara real-time, sedangkan penggunaan solar panel menjadikan operasional budidaya lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Inisiatif ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan masyarakat pesisir melalui peningkatan produktivitas perikanan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan nelayan serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok kepiting berkualitas di pasar internasional.

Bagikan Artikel

0Komentar

Tulis Komentar

Memuat komentar...