Implementasi Program
12 November 2025
2 menit
Dilihat 0x

Workshop Literasi Hukum & Digital Perkuat Upaya Pencegahan KDRT di Kecamatan Cihampelas

Cihampelas, 12 November 2025 — Peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali dilakukan melalui Workshop Literasi Hukum & Digital untuk Pencegah...

DPenulis: DCS Telkom UniversityDEditor: DCS Telkom University
Workshop Literasi Hukum & Digital Perkuat Upaya Pencegahan KDRT di Kecamatan Cihampelas

Cihampelas, 12 November 2025 — Peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali dilakukan melalui Workshop Literasi Hukum & Digital untuk Pencegahan KDRT yang diselenggarakan oleh Digital Collaboration for Sustainability (DCS) Telkom University bekerja sama dengan Telkom Indonesia. Bertempat di Kecamatan Cihampelas, kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari kader desa dan perwakilan masyarakat.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari pihak kecamatan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya edukasi yang berfokus pada perlindungan perempuan dan penguatan kesadaran hukum di tingkat lokal. Pembukaan tersebut menjadi awal dari rangkaian sesi pembelajaran yang berlangsung secara interaktif.

Sebelum memasuki materi utama, peserta terlebih dahulu mengikuti Pre-Test untuk mengetahui pemahaman awal mengenai KDRT, hak-hak korban, serta peran masyarakat dalam pencegahan kekerasan.

Materi inti disampaikan oleh Bu Runik, Ketua Unit DCS Telkom University, yang membahas ketentuan hukum terkait KDRT berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004, termasuk bentuk-bentuk kekerasan yang sering tidak disadari serta hak korban atas perlindungan dan pendampingan. Penyampaian dilakukan secara komunikatif dan kontekstual agar mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Selanjutnya, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi digital melalui demonstrasi alat MUSE, sebuah perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang digunakan untuk membaca respons emosional terhadap stimulus visual. Teknologi ini ditampilkan sebagai salah satu pendekatan pendukung dalam memahami kondisi emosional, yang kemudian terintegrasi dengan platform kbblawankdrt.com sebagai sarana skrining awal dan akses pendampingan psikologis.

Workshop dilanjutkan dengan sesi interaktif, di mana peserta diajak berdiskusi, berbagi pandangan, serta menyampaikan pengalaman terkait dinamika rumah tangga dan lingkungan sekitar. Sesi ini menciptakan ruang aman bagi peserta untuk saling belajar dan menguatkan.

Sebagai penutup, peserta mengikuti Post-Test dan mengisi evaluasi kegiatan untuk menilai peningkatan pemahaman setelah mengikuti seluruh rangkaian workshop. Melalui kegiatan ini, DCS Telkom University dan Telkom Indonesia berharap masyarakat Kecamatan Cihampelas semakin memahami hak-hak korban, mampu mengenali kekerasan sejak dini, serta mengetahui jalur bantuan yang dapat diakses.

#Implementasi Program

Bagikan Artikel

0

Tulis Komentar

Memuat komentar...