Kumpulan update dan informasi terkini seputar SDGs.
Telkom University memiliki 5 pimpinan utama sesuai definisi Senior Leadership Team dari QS, terdiri dari 1 Rektor dan 4 Wakil Rektor. Komposisi kepemimpinan ini mencakup 4 laki-laki dan 1 perempuan, mencerminkan komitmen universitas terhadap good governance, kesetaraan gender, serta tata kelola yang berkelanjutan dalam mendukung QS Sustainability Rankings.
Discover how Telkom University is driving sustainable impact through innovation, environmental stewardship, and community empowerment. The 2025 Sustainability Report showcases major milestones, from climate resilience initiatives to nationally recognized digital solutions that advance the Sustainable Development Goals (SDGs).
Katalog Inovasi Telkom University merupakan publikasi yang menghimpun berbagai produk, layanan, dan solusi inovatif hasil karya sivitas akademika Telkom University. Katalog ini menampilkan beragam inovasi yang telah dikembangkan dan diimplementasikan untuk menjawab kebutuhan industri, pemerintah, serta masyarakat di berbagai bidang. Melalui katalog ini, Telkom University menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan inovasi yang berdampak, mendorong kolaborasi, serta memperkuat hilirisasi hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Telkom University berpartisipasi aktif dalam Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 di ICE BSD, Tangerang, sebagai bentuk komitmen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui kehadiran delegasi universitas dan pembukaan Booth SDGs Telkom University, Tel-U menampilkan berbagai inovasi, riset, serta praktik keberlanjutan yang mendorong kolaborasi global menuju pembangunan berkelanjutan pasca-2030.
RI CCSL Telkom University menyelenggarakan Sharing Session bertajuk “How To Create Sustainable Impact Through Innovation & Research” bersama Dr. Runik Machfiroh. Kegiatan ini membahas strategi penyusunan proposal CSR berbasis SDGs dan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif berbagai CoE, dosen, peneliti, serta mahasiswa dalam diskusi mengenai inovasi, riset, dan kolaborasi keberlanjutan.
Focus Group Discussion (FGD) I bertajuk “Positioning Indonesia atas Diskursus Beyond 2030 Agenda Menuju SDG Summit 2027” membahas posisi dan strategi Indonesia dalam menghadapi agenda pembangunan global pasca-2030. Kegiatan ini menyoroti capaian SDGs Indonesia, tantangan global, serta penguatan diplomasi dan kolaborasi multipihak menuju SDG Summit 2027.
Program pemberdayaan perempuan penyintas kekerasan di Kabupaten Bandung Barat didorong melalui pendampingan dan pelatihan kewirausahaan guna mendukung SDGs 5, 8, dan 17. Inisiatif ini terselenggara berkat peran utama PT Telkom Indonesia melalui program TJSL yang turut memperkuat digitalisasi dan ekosistem AI, khususnya bagi entrepreneur perempuan, sekaligus memperingati Hari Kartini.
Telkom University strengthens SDG monitoring and evidence-based decision-making through international partnerships, joint research, and community-based data collection. With 144 international cooperation agreements across 23 countries and territories, the university collaborates on initiatives ranging from AIoT-based flood prediction and smart waste management to agricultural monitoring and disability inclusion research. By connecting data collection, technological innovation, and real-world applications, these collaborations support progress across multiple SDGs while reinforcing SDG 17 (Partnerships for the Goals).
DCS Telkom University menyelenggarakan Workshop Literasi Hukum dan Digital di Kecamatan Cililin dengan fokus pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pendampingan kesehatan mental perempuan. Melalui sosialisasi hukum dan alat deteksi psikologis berbasis AI berbentuk mahkota EEG, peserta diperkenalkan pada inovasi pemantauan emosi yang terhubung dengan layanan psikolog profesional. Kegiatan ini berkontribusi pada SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui deteksi dan dukungan kesehatan mental, serta SDG 5 (Kesetaraan Gender) dengan mendorong keberanian perempuan memahami hak hukumnya dan melawan KDRT secara mandiri.
DCS Telkom University menyelenggarakan edukasi pencegahan KDRT dan pengenalan alat deteksi kesehatan mental berbasis AI di Kecamatan Padalarang. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dengan tingkat kepuasan mencapai 100%, serta bertujuan memberdayakan perempuan memahami hak hukum dan menjaga kesehatan mental sesuai SDG 3 (Kesehatan) dan SDG 5 (Kesetaraan Gender).
Peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali dilakukan melalui Workshop Literasi Hukum & Digital untuk Pencegahan KDRT yang diselenggarakan oleh Digital Collaboration for Sustainability (DCS) Telkom University bekerja sama dengan Telkom Indonesia. Bertempat di Kecamatan Cihampelas, kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari kader desa dan perwakilan masyarakat.
Upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali dilaksanakan melalui Workshop Literasi Hukum & Digital untuk Pencegahan KDRT yang diselenggarakan oleh Digital Collaboration for Sustainability (DCS) Telkom University bekerja sama dengan Telkom Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Batujajar ini diikuti oleh 19 peserta dari unsur kader dan perwakilan masyarakat.